Tugas Sosial Issue Kebocoran Data Tokopedia & Perkembangan Situs Porno Nekopoi

Diposting pada

 Tugas Sosial Issue
Studi Kasus
Kebocoran Data Tokopedia & Perkembangan Situs Porno Nekopoi

Daffa Anas Dhiya Ulhaq    (43A87006170)

Kelas:
TI 7B Pagi

STMIK Bani Saleh
Jl.Mayor M. Hasibuan No 68, Margahayu, Bekasi Timur.Kota Bekasi

A.    Pengenalan Web

Di sini saya mengambil 2 studi kasus mengenai kejahatan di internet dan kasusnya terkait toko belanja online yang kita kenal dengan nama Tokopedia, di mana Tokopedia pernah mengalami jual beli data pada pertengahan tahun 2020, tepatnya bulan Juli dan studi kasus ke 2 berkaitan dengan situs porno dan situs porno yang saya ambil di sini adalah situs nekopoi, karna kalo saya amati situs nekopoi ini setiap bulannya mengalami perkembangan alias kemajuan yg sangat pesat, di sisi lain situs ini merugikan banyak masyarakat dan meresahkan para orangtua dan inilah 2 web yang akan saya bahas.
•    https://www.tokopedia.com/
•    https://nekopoi.care/

B.    Penguraian Kasus

1.    Kebocoran data Tokopedia
Tokopedia sempat ramai pada pertengahan tahun 2020, di mana banyak pelanggan yang komplain mengenai data pribadinya yang bocor dan rawan di salah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Berita ini sudah tersebar kebanyak media masa diantarnaya ada CNBC, Jawapos dan TirtoID, di sana di jelaskan kalo kebocoran data ini mencapai 91 juta data pengguna. Tentunya angka 91 juta ini menarik perhatian netizen, salah satunya perhatian saya, siapa yang tidak kaget dengan angka yang begitu besarnya, apalagi Tokopedia salah satu online shop ternama di Indonesia, jadi sangat disayangkan jika mereka mengalami masalah seperti itu.

2.    Perkembangan situs porno Nekopoi
Nekopoi adalah penyedia situs porno yang cukup terkenal di kalangan anak muda, khususnya di kalangan anak-anak remaja, karna nekopoi menyediakan porno yang berbeda dari situs porno pada umumnya, mereka menyediakan porno mengenai anime dan hal-hal Jepang lainnya. Nekopoi sendiri sudah berkali-kali mengganti domain situsnya dan situs tersebut tidak pernah mati, bahkan untuk saat ini, situs tersebut mengalami perkembangan, karna mereka tidak hanya menyediakan porno saja tapi juga chat untuk diskusi dan tentunya ini meresahkan untuk para orangtua yang takut anaknya terganggu dengan kejahatan seperti ini.

C.    Kesimpulan kasus

1.    Kebocoran data tokopedia
Kasus tokopedia atau belanja online ini cukup rumit bisa di bilang, yang membuat ini rumit adalah ini belanja online, kita ga mungkin menaruh alamat asal atau alamat palsu ke dalam sebuah akun belanja online, namun di sisi lain saat ada kebocoran seperti ini siapa yang harus di salahkan, selain tokopedia itu sendiri, karna tentunya kita mempercayakan data kita kepada aplikasi atau situs tersebut. Karna dalam belanjan online alamat rumah dan barang yang kita beli tentunya masuk ke dalam server dan menjadi sebuah data yang seharusnya menjadi hal yang privasi.

2.    Perkembangan situs porno Nekopoi
Situs porno menjadi salah satu hal lumrah yang di cari di kalangan muda, karna saat sudah kenal internet, siapapun bisa mengakses apapun selama dibutuhkan. Mungkin untuk sebagian orang menonton porno adalah kebutuhan, tapi untuk anak-anak yang pikirannya belum berkembang bisa menjadikan ini tindak kejahatan.

D.    Tanggapan saya mengenai kasus tersebut.

1.    Kebocoran data Tokopedia
Kebocoran data seperti ini seharusnya bisa dihindari karna dengan nama dan budget yang tokopedia punya, seharusnya mereka bisa membayar seorang teknisi security system untuk mencegah hal seperti ini, beda cerita jika memang kebocoran ini akibat ulah dari orang dalam, karna jika sudah seperti itu tujuannya hanya 1 yaitu keuntungan pribadi dari merugikan orang banyak dan kebetulan orang banyak ini adalah user mereka.

2.    Perkembangan situs porno Nekopoi
Untuk mencegah anak-anak kita tentunya peran orangtua sangat dibutuhkan di sini, kita harus bisa mengawasi setiap pergerakan anak-anak kita, seperti apa yang mereka lakukan di internet, apakah perlakuan mereka itu mencederai seseorang di internet, atau bahkan anak kita menjadi korban perundungan di internet, jadi peran orangtua sangat dibutuhkan untuk kasus ini, terlepas dalam pengawasan permsalahan porno. Dan pengawasan ini bisa dilakukan hingga sang anak sudah berumur cukup dan bisa menentukan mana yang baik buat dirinya sendiri, karna merenggut privasi mereka juga suatu kesalahan fatal orang tua.

E.    Penyelesaian masalah menurut saya dan para pakar

1.    Kebocoran Data pada Tokopedia
Menurut saya hal ini sangat bisa di hindari jika saja tokopedia memiliki teknisi security system yang bagus, atau pemeliharaan server yang mumpuni.

Menurut pakar Analis media sosial Drone Emprit and Kernels Indonesia, Ismail Fahmi mengatakan orang Indonesia tidak paham dengan potensi kejahatan akibat kebocoran data pribadi seperti nama lengkap, tempat tanggal lahir, hingga alamat. Hal ini membuat orang Indonesia cenderung cuek dengan kebocoran data di samping kata sandi. Pernyataan ini diungkap Ismail setelah Tokopedia dilaporkan mengalami peretasan yang mencuri 91 juta akun dan 7 juta akun pedagang. Data-data yang bocor, mulai dari nama lengkap, tanggal lahir, nomor ponsel, lokasi, hingga jenis kelamin.

“Orang Indonesia cenderung tidak paham dengan bahaya dari data pribadi yang menyebar. Jadi kalau tersebar, mereka biasa saja,” ujar Ismail saat dihubungi CNNIndonesia.com. Bahaya data pribadi yang telah bocor tersebut berujung pada penipuan berbasis rekayasa sosial (social engineering).

Ismail juga menjelaskan orang Indonesia cepat melupakan sesuatu. Ismail yakin, kepercayaan publik terhadap Tokopedia akan pulih dengan cepat. Bisnis akan berjalan kembali normal saat orang-orang membutuhkan Tokopedia untuk belanja online.

“Cepat lupa, begitu butuh ya business as usual sementara data sudah ke mana-mana,” kata Ismail.

Lebih lanjut Ismail juga menjelaskan rasa acuh tak acuh terhadap data ini juga terlihat dari tidak ada satu pun pengguna yang menuntut Tokopedia. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) juga belum ada yang menuntut.

“Beda dengan luar negeri, di mana publik langsung menuntut. Kalau di Indoenesia paling dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). LSM ada tidak menuntut supaya Tokopedia di suspend dulu. Bukan dari pemerintah tapi dari masyarakat,” kata Ismail.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh pemangku kebijakan, khususnya Kemenkominfo dan Badan Siber & Sandi Negara (BSSN) untuk meningkatkan kesadaran publik tentang data pribadi. Kemenkominfo dan BSSN diminta untuk memberi tahu ke publik terkait skenario terburuk yang bisa terjadi akibat kebocoran data pribadi. Hal ini dilakukan agar publik bisa lebih berhati-hati terhadap rekayasa sosial, bukan hanya sekadar mengubah kata sandi.

“Kemenkominfo dan BSSN harus ingatkan publik apa yang harus dilakukan oleh publik apabila datanya tersebar. Ini harus dijadikan sebagai peringatan. Jadi masyarakat bisa bersiap-siap kalau ada spamming hingga penipuan lewat telepon. Jangan cuek,” kata Ismail.

Sebelumnya, Kemenkominfo mengatakan CEO Tokopedia, Wiliam Tanuwijaya menjamin kata sandi aman dari kebocoran data yang dialami oleh Tokopedia. Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa, Henri Subiakto mengatakan data yang bocor ‘hanya’ informasi seperti nama lengkap, tanggal lahir, jenis kelamin, lokasi hingga nomor telepon. Henri mengatakan Tokopedia memiliki keamanan siber yang berlapis.

2.    Perkembangan situs porno Nekopoi
Menurut saya penyelesaian permaslahaan situs porno ini cukup mudah namun sulit dilakukan oleh setiap orangtua, yaitu memperhatikan setiap gerak-gerik anaknya di internet, jika ia melakukan kesalahan cukup di bombing tanpa harus di marahi, sehingga ia tau apa yang ia lakukan itu salah dan tidak boleh dilakukan.

Menurut pakar Psikolog asal Solo, Jawa Tengah, Hening Widyastuti, mengatakan, kecanduan menonton film porno memiliki banyak dampak negatif. Menurut dia, biasanya orang yang kecanduan menonton film porno bermula dari keisengan membuka situs porno.

“Ketika seseorang anak-anak, remaja, atau dewasa, pada awalnya iseng membuka situs porno sebanyak satu dua kali, lama-lama akan ketagihan,” kata Hening, saat dihubungi Kompas.com.

Lebih lanjut, Hening mengungkapkan, kecanduan yang menyebabkan terus menerus menonton film porno akan berpengaruh pada sistem saraf di otaknya. Selain itu, terlalu banyak melihat situs porno berdampak buruk terhadap masalah interaksi sosial di masyarakat.

“Kebanyakan melihat situs porno cenderung menurunkan kreativitas pemikiran, menurunkan keinginan untuk aktivitas di luar ruangan serta berinteraksi dengan lingkungan sosialnya,” kata Hening. Menurut dia, ada dampak buruk bagi anak-anak dan remaja yang sering menonton film porno. “Bila terjadi pada anak-anak dan remaja, akan meningkatkan pelecehan seksual pada anak usia dini,” lanjut dia.

“Selain itu, mereka bisa melakukan perbuatan tidak terpuji kepada teman sepermainannya atau malah menimbulkan pemerkosaan di kalangan pelajar atau malah melakukan hubungan seks pranikah. Ini sangat merugikan sekali,” papar Hening. Jika hal ini terjadi, akan terjadi efek domino terhadap si anak, baik secara psikologis maupun sosial. Hening mengingatkan, kecanduan menonton film porno dapat menimbulkan stres yang berakhir depresi.

“Dan bila terjadi pada orang dewasa, berdampak juga pada sistem saaraf otaknya dalam berpikir, meningkatkan rasa malas, cenderung tidak kreatif, dan tidak memiliki semangat hidup,” kata Hening. Selain hal tersebut, disebutkan pula bahwa kecanduan menonton film porno dapat membuat seseorang menjadi kecanduan seks.

F.    Kesimpulan dari penyelesaian poin E

1.    Kebocoran data Tokopedia
Hal seperti ini memang bisa di hindari seperti kata pakar pak Ismail Fahmi dan orang Indonesia tidak boleh terlalu cuek dan acuh terhadap kasus kebocoran data ini, karna dampaknya sangat fatal dan jelas merugikan diri sendiri, karna data bisa di salah gunakan untuk tindak criminal yang tidak kita lakukan, jadi jangan menyepelekan kebocoran data tersebut.

2.    Perkembangan Situs porno Nekopoi
Saya setuju dengan apa yang disampaikan oleh bu Hening Widyastuti, karna jika anak dibiarkan menonton film dewasa, maka pikiran anak akan cendurung ke arah sana, rasa penasaran anak bisa dilampiaskan atas dasar ketidaktahuan mereka dan peran utama orangtua jelas sangat dibutuhkan di sini.

G.    Jika kejadian tersebut terjadi pada saya

1.    Kebocoran data Tokopedia
Jika saya data saya bocor karna pihak tokped yang lalai dalam menjaga privasi saya, sudah pasti saya akan pindah dan beralih ke platform lain, karna mau nuntut juga bingung, ga punya dana dan power untuk melawan perusahaan sebesar tokopedia, bukannya tidak peduli, Cuma kita harus tau siapa yang kita lawan.

2.    Perkembangan situs porno Nekopoi
Jika ini terjadi kepada saya, tentunya saya yang sudah dewasa ini akan menghindari hal seperti ini, terlebih lagi saya bisa membedakan mana yang baik dan buruk, sehingga saya tidak akan melecehkan atau mencederai seseorang hanya karna nafsu semata. Dan jika ini terjadi ke adik atau ponakan saya, saya akan memfilter apa yang mereka lakukan di internet untuk mencegah hal2 tidak di inginkan terjadi.